Rabu, 18 Agustus 2010

We made a magazine in Unnes

tahun 2008 yg lalu sy membuat majalah-majalahan di kampus sy bersama temen sy kuliah rizal&bagus dibantu kawan-kawan kami dika, aan, dll..kami bilang saat itu ::



...menurut saya, orang-orang muda perlu digerakkan dan dilibatkan dalam kegiatan ini (Gramen Bank). Pada 1960an semua orang muda di seluruh dunia berusaha untuk membangun sesuatu yang baru. Di Amerika Serikat, mereka menentang perang Vietnam, Di Eropa, mereka turun ke jalan-jalan, berjuang untuk membangun suatu dunia yang sosialis. Tapi sekarang? Mereka lebih banyak bersenang-senang karena mereka frustasi tak tahu apa yang harus dilakukan.


Muhammad Yunus penerima Nobel Perdamaian 2006 dalam wawancara dengan Tempo tahun 2007(dalam edisi khusus kemerdekaan, 13-19 agustus 2007)

Yang dikatakan Muhammad Yunus memang benar. Banyak orang muda tak tahu apa yang harus mereka lakukan. Kami mencoba untuk tidak ikut-ikutan frustasi dan cuma bersenang-senang. Ada banyak cara agar anak-anak muda tidak frustasi dan cuma bersenang-senang, yaitu melakukan kegiatan kreatif.

Banyak yang mencoba berkreatifitas tapi bukan hanya bersenang-senang saja, lihat misal para anak muda yang melukis tembok perkotaan dengan desain dan kritik sosial, ada yang berusaha menemani iklan-iklan di dinding dengan membuat poster berisi pemikiran atau hanya sekadar artwork. Ada yang bermusik, ada yang menulis, ada yang melukis, membuat komik, ada yang berkumpul, berorganisasi, berdakwah, membuat blog. Ada juga yang berbisnis, membuat waralaba, membuat clothing company, membuka distro, membuka toko buku dsb.
Membuat majalah juga salah satu pilihan dari banyak kegiatan kreatif menurut kami.

Dengan membuat majalah kami dapat menumpahkan pemikiran , mengkritik, memberitakan, mencoba menjadi alternatif bacaan, menemani media-media yang sudah mapan, untuk teman-teman, untuk kemajuan, untuk perubahan, ke arah yang lebih baik, modern, bermoral, berkualitas, untuk masa depan yang lebih baik,untuk suara yang tertahan, untuk gagasan yang ingin diungkapkan, untuk keberanian yang sedang digali, dan untuk setiap mimpi yang sedang diwujudkan menjadi kenyataan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar